Praktikum yang Super!!!

Wednesday, October 31, 2012

#Quick Update
Jadi mahasiswa biologi, khususnya yang ICP itu... sesuatu.
Beneran.
Tapi gue lagi gak pengen cerita tentang 'something'nya gue jadi mahasiswa. gue mau cerita-cerita singkat banget aja tentang hari ini. Especially, tell about someone. Hehehe...

"Tadi pas selesai praktikum biology, aku lihat dia lagi. Hihihi... serius banget dengan laptopnya. Padahal tadi sudah capek gara-gara pikirkan praktikum, laporan yang mau di ACC, asistensi, lapar, tapi pas lihat dia... berasa ada angin segar yang datang. Sejukkk sekaliii. Capeknya jadi 'lumayan' hilang.
Pas keluar dari Lab. Kimia untuk asistensi, eehhh... malah lihat dia lagi. Meskipun hanya dari belakang, hanya beda tiga langkah dari dia. Tapi langkahnya cepat sekali, dan aku tertinggal di belakangnya..."

Everywhere you go, even if this world crowded... I always find you...
#ICP #JadiLatihanGrammar
#Nanti Update Lengkapnya yooo....
#Hehehe

I See Him :)

Thursday, October 11, 2012

If I were here, with him XD


Bahagiaku kemarin!!! Ingin rasanya menari-nari sambil keliling lapangan sepak bola sambil teriak-teriak aku bahagiaaa! bahagiaaa! bahagiaaaa!!!

Well, kita mulai dari pas gue bangun pagi yang diiringi dengan kejadian paling tidak menyenangkan tingkat ujian nasional. Geuuuhhh!

Kan gue bangunnya jam 4, nah gue denger tuh dari arah meja di kamar gue ada suara-suara grasak-grusuk. Mampus pasti Mr. Moussie nih. Mpret! Rada jijik tapi gemes pengen bangun, tidur cantik gue digangguin sama si Mr. Moussie. Tapi lantaran emang mental orang malas, bukannya bangun malah lanjut tidur-tidur ayam. Jam Lima, akhirnya gue bangkit dari tidur dan nyalain lampu. Dan betapa 'indahnya' pemandangan yang gue liatttt!!

Tupperware guee! Tupperware titipan mama, tupperware andalan yang paling sering dibawa ke kampus hancur digerogoti tikus. gwarrrrrr!! Pengen bangen gue bikin daging cintang saat itu juga. Langsung galau gue, man. Padahal, sebelumnya tuh yee, pas mama nelpon malamnya, mama bilang.

"Rin, itu tupperware-ya mama dijaga baik-baik ya."

Lhaaaa.... sementara sekarang ini, tupperware-nya sudah hancur. Hiks... kempret! Dan bukan cuma itu aja, kardus tempat beras gue juga ada ciri-ciri kemasukan Mr. Moussie, soalnya pas gue nyalain lampu gitu, bagian atasnya bergerak, kayak ada yang lewat di situ. Euuuuhhh.... serem bangettt. 

Alhasil, gue yang niatnya ingin memperbaiki tugas filsafat gue malah jadi batal, yang ada gue cuma baca-baca sedikit, terus langsung gue kirim. Mood langsung rusak gara-gara tuh Mr. Moussie. Akhirnya, dengan tampang paling nyesek, gue mandi terus sarapan. Pas lagi sarapan ntu, langsung ada sms-nya Anna, ngajak ke kampus bareng. Secara, kost-annya tuh dekat sama kost-an gue. Jadinya gue tungguin dia, hampir lima belas-menitan gue nunggu. And, as you know lah,gue rada-rada kampret gitu kalo disuruh nunggu. Bawaannya selalu aja pengen langsung jalan duluan. Akhirnya gara-gara bosan nunggu, gue bombardir Anna dengan sms-sms

"Di mana mkii?"

Hampir kali keempat gue sms dia, akhirnya Anna datang sambil bawa jualannya buat pameran BODY 12. Nah, sambil jalan gue cerita ke Anna soal Mr. Moussie di kamar gue. Nah, pas sampai di depannya Green House, kan di situ kita berdua mau nyebrang, tapi jalanannya rame banget. Jadi ya kita ragu (rada gagu) buat nyebrangnya. Dan pada saat itu lah....

Gue ngerasa amazinggg banget...

New Phase, New Hope

Tuesday, October 2, 2012

Aku, dalam pertukaran fase.

Tanpa terasa, 365 hari fase hidup telah saya lalui dengan baik, mengulang jejak pada hari ini. Mengisi ulang tenaga dalam semalam, untuk saya pakai 365 hari kedepan. Hari-hari di mana saya akan melanjutkan satu babak transformasi saya, melanjutkan pencarian saya, menapaki impian saya.

Saya tak lagi dan tak bisa lagi sama dengan saya yang setahun lalu. Yang dulu masih mengenakan pakaian putih-abu-abu, duduk di dalam kelas yang penuh, masih kekanak-kanakan, manja. Saya tak lagi mencemaskan katerlambatan, tidak lagi dipatok bangun pada jam 05.00, tidak lagi harus apel pagi.

Saya tidak lagi tinggal di rumah saya. Tidak lagi duduk berhadapan saling bercengkrama dengan Mama dan adik-adik saya. Tidak lagi bisa bergelung bermanja-manja di dalam selimut setiap akhir pekan. Tidak lagi bisa pelit ketika makan es krim. Tidak lagi disuruh ini-itu sama Mama.

Tidak ada kekacauan teriakan, keisengan, atau sibuknya adik-adik saya yang berlarian dan jail di depan saya. Tidak ada lagi suara ribut mesin jahit saat saya sedang menonton Tv. Saya tidak lagi harus menyapu rumah sebesar lapangan sepak bola itu.