When We Know

Monday, October 26, 2015

here
When we know something
We'll see everything differently
intention in every move
attention in every gaze
hope
and we'll talk in the way we never think before
smile for little things
and figure out never ending story
but how could we know

[Bukan Review] To All Boys I've Loved Before dan PS I Still Love You by Jenny Han

Tuesday, October 20, 2015

Diselesaikan dalam sehari semalam
Seharusnya, kemarin gue mengerjakan tugas presentasi bioteknologi, namun kemarin sore setelah selesai kuliah gue mendapati diri gue membaca buku yang sudah berminggu-minggu gue abaikan. Judulnya To All Boys I've Loved Before. Buku ini ngehits banget di internet selama setahun yang lalu dan gue baru bisa baca sekarang. Buku ini ebrcerita tentangs eorang gadis yang bernama Lara Jean yang selalu menulis surat cinta ke setiap cowok yang pernah dia sukai dan selalu menaruh surat-surat cinta itu dalam kotak topi milik ibunya. Dan suatu ketika, kotak topi dan surat-surat itu menghilang dan semua cowok yang pernah disukai Lara Jean menerima surat cinta itu dan BOOM! Hidup Lara Jean berubah. Well gue nggak bakalan nulis bagaimana isi blurb di belakang kovernya, kalian bisa baca di sini ataupun menulis review tentang apa kelebihan dan kekurangan buku ini, kalian bisa menemukannya di tempat lain.

I just wanna share my feeling when I read this book.

Tuesday, October 6, 2015

Kapan terakhir kali kamu naksir-naksir cowok ganteng yang secara acak melintas di hadapanmu?
Kapan terakhir kali kamu menemukan inspirasi setiap kali membaca buku keren? artikel keren? cerpen keren?
Kapan terakhir kali kamu merasa asyik mendengarkan curhatan orang lain dan memanipulasinya menjadi tulisan?
Kapan terakhir kali kamu merasa begitu bersemangat akan hal baru?
Kapan terakhir kali kamu joget-joget nggak jelas sambil nyanyi-nyanyi nggak jelas di dalam kamar?
Kapan terakhir kali kamu merasa terinsipirasi akan pikiran orang-orang?
Kapan terakhir kali kamu merasa begitu awesome?
Kapan terakhir kali kamu menulis dengan begitu bebas tanpa beban tanpa perasaan ingin memukau orang lain?
Kapan terakhir kali kamu merasa memiliki visi?
Kapan terakhir kali kamu berharap keliling dunia?
Kapan terakhir kali kamu tertawa tanpa beban?
Kapan terakhir kali kamu menangis tanpa malu-malu?
Kapan terakhir....
Kapan.....
Kapa....
Kap...
Ka..
K?

[Cerita-Cerita] Percakapan Pertama dan Absen Kata-Kata Makian

here
Atap apartemen ini hampir tidak memiliki pengunjung kecuali kita berdua. Kadang aku hanya sendirian di sini bila kamu sedang sibuk-sibuknya di rumah sakit. Kadang kita berdua, bila aku tidak mendapat jadwal siaran tengah malam dan kamu sedang tidak mendapat giliran jaga atau operasi di rumah sakit (yang sangat jarang terjadi).
Atap tidak memiliki penerangan yang cukup, hanya ada satu lampu yang sekarat di dekat pintu masuk, yang menjadi sumber cahaya besar adalah lampu-lampu dari apartemen lain, lampu kendaraan-kendaraan yang berebut lahan di jalan raya yang ramai, dan kerlap lampu mercusuar di ujung pantai yang jauh di ujung sana. Kadang kala, bulan dan bintang turut memberi sedekah cahaya bila langit sedang bahagia.

Membeli Hadiah

Sunday, October 4, 2015

Maybe this think will sound pathetic, but this is the real thing I do. I give a birthday gift for myself. Maybe you will think, what kind of person that give them self a birthday gift? I can't answer that question because I'm not really sure what kind of person I am. I know, I'm still figuring it out.
Today I bought an Umberto Eco’s book, The Prague Cemetery. I don't know what the meaning of the title because it didn't translated to Indonesia language. And I'm especially didn't know who Umberto Eco. I just know his name from several articles I've been read in several website.
The only thing I know about him, he is a great writer, because you know, his name always mentioned in some articles. And I already know, now, that he is a philosophers and lecturer in Bologna University. I even don't know if he still alive. He was born in 1932.
Actually this kind of book is not my cup of coffee, but I want to try something new. New genre for read, thinking more deeply, and, yeah, tried to read a cool book. And this book I found in sale, sell in half of the real price. So, why not? Why I’m not trying something new that sell with cheap price?
Why I telling you this? I don't know.
I just want write about this. To reducing my patheticness (I even didn't know, again, if that words exist), as person that want to be noticed but didn't want to be noticed.

So that is, my birthday gift. I hope I enjoy it. Because I bought it without knowing what bought.

The Year of Desperation, Lost, and Finding My Self Again

Friday, October 2, 2015

here
Hola!
Selamat Dua Oktober, Rin!
Tahun ini menjadi tahun yang panjang, membosankan, dan meledak-ledak.
Segala hal di luar sana berjalan begitu cepat, sementara aku terus menghentak-hentakkan kaki di tempat. Setiap orang menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sama dan aku pun masih memberikan jawaban yang itu-itu saja. Ada banyak guncangan, satu ledakan besar, dan waktu berlalu biasa saja.
Harusnya tahun ini, aku melaju secepat kilat. Namun sayangnya, jiwaku lumpuh untuk sementara waktu yang sementaranya entah sampai kapan.
Harusnya. Harusnya. Harusnya. Namun. Namun. Namun.