Kayaknya, Saya Lagi 'Sakit'

Wednesday, November 13, 2013

here

Kemarin, entah sudah berapa orang yang saya pelototi, saya maki-maki, saya sinisin,  masih untung kemarin saya tidak main lempar bogem. Kemarin rasa-rasanya saya menjalani hari yang berat, tidak tahu kenapa. Mungkin penyebabnya karena saya 'salah bangun' pagi kemarin, mungkin karena saya lalai mengerjakan tugas, mungkin karena kemarin saya dipanggil naik presentasi, namun malah tidak memahami materi yang saya presentasikan.
Malu, iya. Soalnya imbas dari hal-hal di atas itu tidak hanya ke saya saja.
Tapi juga ke teman-teman saya. Mungkin langsung ada yang ragu-ragu untuk menyapa (karena tampang saya sudah seperti setan yang mau makan setan), mungkin kemarin sudah ada yang berpikir 'kampret banget nih perempuan', mungkin kemarin sudah ada yang memutar bola mata karena saya yang mengoceh di depan kelas dan apa yang saya ocehkan pun saya tidak tahu. 
Kemarin saya mau langsung pulang saja, tidur, terus tidak bangun-bangun sampai besok pagi.
Saya lelah. Saya merasa seperti ada batu besar yang bertumpu pada pundak saya. Ingin saya buang, tapi saya tidak tahu apa yang mau saya buang.
Diri saya sendiri, mungkin?
Saya lelah menghadapi diri saya sendiri.
Saya malas menghadapi diri saya yang malas ini.
Saya benci dengan keadaan 'kepala' saya yang sekarang.
Karena setiap saya berjalan, seperti ada energi negatif yang berputar di sekitar saya. Segalanya seperti tertutupi bayang-bayang. Hitam.
Tampilan luar saya mungkin terlihat biasa saja, semuanya terbiaskan dengan senyum. Namun, ada yang bergemuruh di dalam diri saya. Ada yang mengamuk. Dan seperti habis terkena badai yang saya buat sendiri, semua yang ada di dalam diri saya seperti berantakan. Butuh diperbaiki. Atau dibuang saja.
Rasanya ingin berteriak sampai tenggorokan saya keluar. Rasa mual pada diri sendiri lebih hebat dibanding mual ketika melihat bangkai. Rasanya, saya ingin menghapus semua jejak hidup saya, menghilang. Rasanya, saya ingin membuat satu cerita baru dan meninggalkan cerita yang lama ini.
Ada banyak hal yang ingin saya hapus, saya bakar, lalu abunya saya taburkan di laut.
Masalah-masalah saya. Terlebih, diri saya sendiri.
Saya mau pergiii...
Mood saya sedang berada pada titik terendahnya. Dan sampai sekarang belum berakhir.
Semoga sebentar, ketika saya keluar dari kotak sendiri saya menuju kotak yang bernama 'sosialisasi', bad mood-bad face-bad temperament saya ini tidak terlalu kelihatan.

No comments:

Post a Comment

Kalau menurutmu, bagaimana?