Paradoks! Paradoks! Paradoks!

Thursday, September 17, 2015

here
Don't think! Don't think! Don't think! But you keep thinking
Don't over do! Don't over do! Don't over do! But you keep over doing it.

Sebenarnya, aku ingin kamu seperti ini. Namun sebaiknya, kamu jangan seperti ini.

Bagaimana mungkin pada saat yang sama, kamu menginginkan dua hal yang saling bertentangan?

Sebenarnya, ada aku punya harapan yang besar dengan dirimu. Namun, setiap kali harapan-harapan itu mulai berkembang, selalu saja ada yang membuatnya mati.

Hati: Aihhhh.... mau ma' lupakan iii (sudah mau saya lupakan dia)
Otak: Bagus, lupakammi saja. Na susai ko saja, dia terus jii mau diingat-ingat (Bikin susah saja dia terus yang diingat-ingat)
*Kemudian objek yang sedang dibicarakan melintas*
Hati: Aihhhhhhhhhh ndak bisa ka' ndak bisa ka' (Ahhhh, tak bisa aku melupakannya)
Otak: Cih. Dasar lemmmmah!

#KemudianGulingGulingSampaiZimbabwe

Aissshhh, apa ini.
Hang on! Hang on! Hang on saja lah!


No comments:

Post a Comment

Kalau menurutmu, bagaimana?