![]() |
| From here |
Everything running wild on my mind. Now.
Dan sekarang, saya akan berbicara tanpa mengindahkan lagi yang namanya ‘Jaga-hati-mereka-dong, Rhyms’. No, I’m done! Tidak ada lagi istilah jaga perasaan di sini. Saya blak-blakan saja ya.
Kemarin, sekte-fanbase-apapun-namanya yang saya ikuti itu, bergejolak. Again.
Karena apa?
Reaksi saya pertama kali mendapati gambar itu?
“What the hell going on?”
Saya tidak mau lagi munafik di sini. Jujur saja, saya jengkel liat postingan begitu di rumahku. Kayak saya ingin ambil cabe rawit satu liter, terus saya ‘cabein’ mukanya.
Nih orang nyadar nggak sih, ini tuh tempatnya siapa? Apa aja yang boleh dipublikasikan di tempat itu?! Di sana tuh bukan tempat umum! Bukan grup yang bisa disinggahi setiap pairing apa pun yang dia suka, yang dia sayang, yang dia cinta dan seenaknya mempublikasikan tanpa memikirkan akibat dari perbuatannya itu!
Kemarin, ada yang bilang kayak gini :
“ Kan gak ada maksud apa-apa.” ; “Dia mungkin gak nyadar apa yang dia posting ini.”
Oh yeaaah? Reaallyyy? Are you sureee?
Aduh, maaf kata nih yee sebelumnya... Si Bunga ini gak lagi trance kan waktu memposting gambar itu? Gak lagi sakaratul maut kan? Gak lagi kerasukan pocong-aborsi-karena-hamil-tiga-bulan-dan-berubah-jadi-kuntilanak- kan?
Kok bisa-bisanya.
Alasan mati kalau ada yang dia bilang gak teliti!
Itu baru yang memberikan postingan, belum yang memberikan respon atas postingannya itu.
And, I know. This is my fault.
Di grup itu, di sekte itu, di rumah itu gak semuanya murni cuma cinta sama satu pairing doang. Hampir sama rata antara yang heterogen sama penganut NH-Garis-Keras (macam FPI-nya NHL lah). Dan tidak diragukan juga, kalau di grup itu banyak laki-laki dan perempuan-perempuan ‘hipokrit’ kayak saya. Manusia-manusia labil bermuka dua, yaa... semacam itu lah.
(Ada yang marah dengan paragraf di atas? Oww... Jangan tersinggung. Cuma satu dua orang kok yang hipokrit di rumah itu. Tenang saja.)
Awalnya, saya memberikan komentar peringatan kepada Si Bunga ini. Saya harus berlaku adil kepada setiap anggota keluarga saya. Sama seperti pelaku ‘maaf-saya-masih-labil’ yang dengan sengaja ‘salah posting gambar’ beberapa bulan yang lalu. Bila ada salah satu anggota yang melakukan kesalahan, they’re must face it! Hadapi kesalahan itu, bertanggung jawab, dan bereskan sendiri.
Saya jadi admin di sana untuk mengawasi mereka, bukan tukang bersih-bersih sampah-sampah pikiran mereka!


